Home / Berita Umum / 2 Pembobol ATM Modus Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi Ditangkap, 2 Lainnya Masih Buron

2 Pembobol ATM Modus Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi Ditangkap, 2 Lainnya Masih Buron

2 Pembobol ATM Modus Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi Ditangkap, 2 Lainnya Masih Buron – Team Subdit Resmob Polda Metro Jaya tangkap dua pemeran pembobolan ATM. Banyak pemeran membobol ATM dengan modus mengganjalnya memanfaatkan tusuk gigi.

” Berhubungan pencurian uang di ATM, lebih kurang akhir bulan Maret ya, kita bisa laporan ada nasabah itu yg rekeningnya menyusut, walaupun sebenarnya nasabah tak melakukan transaksi, seusai kita selidiki kalau kita dapatkan pemeran ada 4 orang yg dua tetap DPO, ” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/4/2019) .

Ke dua pemeran yg tertangkap ialah berinisial G serta AF. Sesaat dua orang yang lain Dwi serta Wadi tetap dicari polisi.

Argo menyampaikan, perkara ini tersingkap seusai polisi terima laporan dari korban dalam akhir Maret 2019. Menurut laporan itu, polisi mengerjakan pengumpulan bukti-bukti sampai tangkap dua pemeran.

Dalam laganya, banyak pemeran menginginkan ATM yg sepi pengunjung. Dengan demikian, pemeran dapat lepas disaat menempatkan tusuk gigi pada mulut ATM.

” Nyata-nyatanya kalau pemeran ini merupakan mengganjal ATM dengan tusuk gigi serta tujuannya merupakan mesin ATM sepi pengunjung mempunyai arti itu tak crowded orang narik uang disana, ” katanya.

Argo mengemukakan seusai dapatkan area pemeran mengganjal ATM serta tunggu arah korban masuk ke ATM. Kemudian dua orang pemeran berpura pura antre di belakang korban serta siap menawarkan pemberian disaat soal berlangsung.

” Urutan ATM udah diganjal, mulut kartu diganjal dengan tusuk gigi, korban masuk serta pemeran pura pura antre, kala korban ini tambahkan kartu gak dapat bisa, lantas di belakangnya sok jadi pahlawan tawarkan layanan buat tolong masukkan kartu, ” jelasnya.

Kala salah satunya pemeran mendukung input kartu, pemeran yang lain bakal maju serta berpura pura memindah perhatian korban. Sewaktu berikut ini pemeran menukar kartu korban dengan kartu punyanya, masukkan dengan paksa kartu pemeran serta menghapalkan PIN ATM korban.

Argo menuturkan ke-4 pemeran udah mengerjakan laganya sekian kali di Casablanca, di RS Islam Jakarta, di Jatinegara, serta Kampung Melayu. Mereka ambil lebih kurang Rp15 juta sampai Rp 25 juta tiap-tiap berlaga.

Banyak pemeran digunakan clausal 363 KUHP, clausal 3, 4, 5, juncto clausal 2 ayat 1 huruf p UU RI No 8 Tahun 2010 terkait Mencegahan serta Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ultimatum hukuman 5 tahun penjara. Ke dua pemeran sekarang ditahan di Polda Metro Jaya.

About admin