Home / Berita Umum / 6 Pria Ditangkap Polsek Kembangan Karena Ancam Anggota Dishub

6 Pria Ditangkap Polsek Kembangan Karena Ancam Anggota Dishub

6 Pria Ditangkap Polsek Kembangan Karena Ancam Anggota Dishub – Enam pria diamankan Unit Reskrim Polsek Kembangan. Mereka diamankan sebab meneror anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Barat Andri Nugroho yang tengah menertibkan lalu lintas.

Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono menjelaskan momen itu berlangsung pada Minggu (3/2) di lampu merah Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Waktu itu Andri tengah mengendalikan kemacetan jalan raya di tempat.

“Saat tengah menertibkan lalu lintas dari lampu merah Joglo mengarah kompleks DKI, tidak diduga salah satunya pengendara yang memakai sepeda motor dari arah Jengkol, Joglo, langsung memberhentikan mobil yang harusnya jalan (lampu hijau) dengan teriakan tidak jelas,” jelas Joko dalam keterangannya pada wartawan, Jumat (8/2/2019).

Dengar teriakan itu, korban lalu mendekati. Andri lantas memerintah aktor selekasnya jalan.

“Aktor tidak terima dengan pengucapan korban langsung mendekati sekalian berkata, ‘Kenapa lo? Songong lo! Gue anak Joglo, janganlah beberapa macam, gue matiin lo!’ sekalian jari telunjuk samping kanan menunjuk muka korban,” jelas Joko.

Masyarakat yang tahu peristiwa itu lantas melerai. Walau demikian, korban yang tidak terima atas pengancaman itu memberikan laporan beberapa aktor ke Polsek Kembangan.

Selain itu, Kanit Reskrim Polsek Kembangan Iptu Dimitri Mahendra menuturkan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan korban itu. Polisi pada akhirnya sukses tangkap aktor sesudah dicari melalui pelat nomer motor yang digunakannya waktu itu.

“Aktor YP (23) diamankan di tempat tinggalnya di Jalan Masjid Babul Minan RT 007 RW 08 Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, tanggal 4 Februari,” kata Dimitri.

Tidak hanya YP, lima temannya ditangkap polisi. Mereka ialah AP (38), BK (31), DR (38), A (28), serta FN (29).

“Hasil dari interogasi, mereka yang ditangkap dalam dampak minuman keras, sebab awal mulanya mereka minuman keras type anggur intisari di tempat orkes dangdut Family Joglo (belakang TVRI),” papar Dimitri.

Polisi pun mengecheck urine YP dkk. Hasil dari penelusuran, ke enam orang itu positif konsumsi ganja.

“Satu orang kita tentukan menjadi terduga (YP), sedang lima orang kita kemukakan ke panti rehabilitasi,” tandas Joko.

About admin