Home / Uncategorized / Bea Cukai Berhasil Mengamankan 500 Butir Pil Exstasi Serta Sabu Sabu

Bea Cukai Berhasil Mengamankan 500 Butir Pil Exstasi Serta Sabu Sabu

Bea Cukai Berhasil Mengamankan 500 Butir Pil Exstasi Serta Sabu Sabu – Pemerintah Indonesia udah menjelaskan perang pada peredaran narkoba. Prinsip ini dilandasi atas bahaya yg sanggup disebabkan narkoba dan usaha buat buat perlindungan generasi muda Indonesia.

Searah dengan hal semacam tersebut, beberapa aparat penegak hukum senantiasa menaikkan pengawasan pada peredaran narkoba di pintu-pintu masuk negara Indonesia.

Pastinya, supaya pengawasan yg dijalankan lebih efisien serta sanggup mencapai semua lokasi Indonesia, diperlukan kerja sama serta kolaborasi pada lembaga yg berwenang.

Program pemerintah dalam beri dukungan prinsip memerangi peredaran narkoba juga udah di luncurkan. Diantaranya merupakan program Penertiban Import Berisiko Tinggi yg digagas Kementerian Keuangan lewat Bea Cukai.

Tidak cuman melaksanakan penertiban pada praktik-praktik import berisiko tinggi di banyak pelabuhan paling utama, penambahan pengawasan juga dijalankan di titik-titik riskan penyelundupan barang larangan serta restriksi, diantaranya narkotika.

Kesempatan ini kolaborasi positif Bea Cukai serta Tubuh Narkotika Nasional sukses menggagalkan penyelundupan narkotika dari Penang, Malaysia ke Nanggroe Aceh Darussalam.

Pada Senin (18/09/2017) , petugas kombinasi Bea Cukai Lokasi Aceh, Grup Pekerjaan Patroli Laut BC Patkor Kastima 23A, BNN, serta BNN Kota Langsa sukses menahan kapal Boat Oscadon yg membawa 137, 69 Kilo-gram methamphetamine (sabu) serta 42. 500 butir pil ekstasi.

Berdasar pada kabar penduduk yg menjelaskan dapat ada transaksi narkotika lewat jalur laut di perairan Aceh, petugas kombinasi melaksanakan pengawasan di perairan Idi Rayeuk serta Peureulak, Aceh Timur, dan penyelidikan di daratan kota Lhokseumawe sampai Langsa.

Petugas kombinasi bersama-sama patrol laut Bea Cukai memperoleh kabar bahwa dapat ada kapal boat yg pergi dari Malaysia pada 17 September 2017 lebih kurang waktu 21. 34 WIB serta dapat menghadap ke perairan Ujung Curam, Aceh Timur.

Direktur Penindakan serta Penyidikan, Direktorat Jenderal Bea Cukai, Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta, mengutarakan bahwa menurut kabar yg dicapai, petugas kombinasi berencana taktik penindakan kapal boat itu.

” Petugas pertimbangkan saat kehadiran kapal boat itu supaya penindakan ini sukses dijalankan dengan perhitungan titik koordinat di mana urutan koordinat Penang ada di 5°28’388 ” U/100°04′ 097” T serta urutan Ujung Curam ada di 5°05’053 ” U/97°39’932′ T. Berdasar pada perhitungan, jaraknya 146 Km. serta perlu saat sekitar 18 jam buat menggapai Ujung Curam, ” ungkap Wijayanta.

Lebih kurang waktu 13. 00 WIB petugas Patroli Bea Cukai, serta BNN terasa suatu kapal nelayan yg disangka kuat kapal sebagai sasaran operasi kali serta melaksanakan pengejaran atas kapal itu.

Dalam pengejaran kesempatan ini, beberapa anak buah kapal nelayan itu kabur dengan buat kapal hilang ditepi pantai Ujung Curam. Petugas selanjutnya mengamankan kapal itu serta melaksanakan pengecekan.

About admin