Home / Berita Umum / Ganjar: Jangan Dikomporin Dan Tak Perlu Diributkan Perihal Ketua PA 212 Jadi Tersangka

Ganjar: Jangan Dikomporin Dan Tak Perlu Diributkan Perihal Ketua PA 212 Jadi Tersangka

Ganjar: Jangan Dikomporin Dan Tak Perlu Diributkan Perihal Ketua PA 212 Jadi Tersangka – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memohon warga tak ringan terpancing kondisi berkenaan proses pengecekan Ketua PA 212 Slamet Ma’arif di Polda Jateng. Menurut dia, gak membutuhkan pengerahan massa.

” Jangan sampai dikompori, bila udah diselesaikan penegak hukum ya tenang saja, ” kata Ganjar Pranowo di balai Gubernuran, Semarang, Rabu (13/2) .

Ia memohon warga turut mengontrol situasi Jawa Tengah biar terus sehat ditengah dinamika politik saat Pemilihan presiden. Ganjar menganjurkan team BPN Prabowo-Sandi buat mengklarifikasi perkiraan pelanggaran kampanye itu.

” Tidak perlu diributin. Supaya semua dapat memaparkan serta membela diri biar tak ribut. Bila gak begitu kan merangsang orang buat ribut, ” paparnya.

Buat didapati, Slamet Ma’arif udah diputuskan terduga oleh Polresta Solo perkara perkiraan pelanggaran pemilu. Pemastian status terduga ini berkenaan acara Tablig Besar PA 212 yg dikunjunginya di Solo, Minggu (13/1) .

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif menekuni pengecekan atas perkiraan tindak pidana pelanggaran kampanye oleh Gakkumdu di Mapolresta Surakarta, Kamis (7/2) . Sepanjang lebih dari 6 jam pengecekan, Slamet dicecar dengan 57 pertanyaan.

Terhadap wartawan, Slamet menyatakan ditanyai tentang aktivitas tabligh besar yg digelar di Jalan Slamet Riyadi, Gladag, Solo, 13 Januari waktu lalu. Salah satunya berkenaan organisasi yg dia memimpin, isi ceramah serta yang lain.

” Ada 57 pertanyaan yg diungkapkan serta saya jawab satu persatuan. Pokoknya pertama terkait organisasi PA 212, lantas terkait isi ceramah atau tausiyah saya pada 13 Januari, ” kata Slamet.

Atas pertanyaan itu, dia memberikan kalau dirinya sendiri datang atas nama Ketua Umum PA 212 juga sekaligus mubaligh atau ulama yg diundang jadi pembicara. Apabila di kaitkan dengan Undang-Undang Pemilu, penjelasan kampanye sendiri, lanjut Slamet, dirinya sendiri tidak sempat terasa memberikan visi, misi atau program pada pasangan calon (paslon) presiden serta wakil mana saja.

Dia lantas lantas berikan catatan paling akhir apabila dirinya sendiri tidak sempat mengerjakan kampanye pada acara itu. Hingga dia sangat percaya, seperti kala pengecekan di Bawaslu Solo sejumlah minggu terus, kalau dirinya sendiri tak bersalah.

Slamet ikut memberikan apabila dirinya sendiri ikut di tanya penyidik terkait kalimat yg diucapkannya lewat rekaman yg diputar kala proses pengecekan.

” Tujuan kalimat saya di rekaman itu dalamnya hampir serupa dengan apakah yg saya berikan. Kalimat yg saya berikan itu dapat di cerna serta dimengerti oleh siapa-siapa saja. Serta saya memang tak menuturkan nama paslon manakah lantas dalam tausiyah saya, ” jelasnya.

About admin