Home / Berita Umum / Karena Kesal Di Ajak Berhubungan Badan, Seorang Pelajar Bunuh Waria

Karena Kesal Di Ajak Berhubungan Badan, Seorang Pelajar Bunuh Waria

Karena Kesal Di Ajak Berhubungan Badan, Seorang Pelajar Bunuh Waria – Persoalan pembunuhan seseorang pria serupa wanita (waria) , Aldi dengan sebutan lain Badek dengan sebutan lain Chika (25) selanjutnya tersingkap. Pemeran tdk beda merupakan pelajar Madrasah Aliah (MA) di Palembang berinisial HD (19) .

Dengan bekal rekaman camera pengawas, tersangka ditangkap di tempat tinggalnya Desa Perambahan Baru, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, 24 Januari 2018, atau berapa minggu selesai peristiwa. Utk kelengkapan berkas acara, polisi menyelenggarakan reka kembali pembunuhan itu.

Dari hasil rekonstruksi, tersangka HD menolak menghabisi korban. Sebab, saat peristiwa ia lagi tengah dirumah.

” Saya tak membunuh, saya kembali masak mi dirumah serta tempat tinggal saya jauh dari salonnya, ” kata tersangka HD kala titel reka kembali di Mapolsek Sukarami Palembang, Jumat (23/2) .

Cuma saja, HD menyadari kenal korban dari jejaring sosial facebook, lantas chatting ala-kadarnya. ” Saya tak sempat ketemu dengan korban, ” jelasnya.

Lantaran tersangka menampik rekonstruksi, selanjutnya anggota Polsek Sukarame masih menggelarnya akan tetapi memanfaatkan penyidik menjadi pemeran pengganti tersangka. Banyak 43 adegan dilaksanakan pada rekonstruksi ini.

Adegan pertama, tersangka HD pergi menjumpai korban di Salon Kiki dengan dua orang temannya. Dua orang temannya pergi selesai mengantar HD. Disana ia duduk tunggu korban yg lagi tengah melayani pelanggan beda utk potong rambut.
Sampai adegan ke empat, korban memohon tolong terhadap tersangka utk membelikan makanan cepat saji tdk jauh dari TKP, seraya berikan duit Rp 10. 000. Mereka lantas pernah makan berdua.

Selesai makan, keduanya mengobrol sembari duduk bersebelahan. Pada adegan ke sembilan, korban pernah video call dengan istri pacarnya yg berada di Medan, selanjutnya diperlihatkannya dengan HD.

Pada adegan 11, korban membujuk tersangka utk dipotong rambutnya. Kala memotong rambut tersebut, korban mulai menggerayangi badan tersangka. Di adegan 14, korban memegang dada tersangka akan tetapi ditepisnya. Sembari memotong rambut tersangka, korban masih mengusahakan memegang kemaluan tersangka, walaupun senantiasa ditepis.

Jengkel, tersangka lantas berang serta lari ke depan akan tetapi masihlah dikejar korban bahkan juga dipeluk dari belakang. Lantas korban kembali mengajak tersangka ke area creambath utk bersetubuh.

Naik pitam, keduanya pertengkaran sampai tersangka ambil tabung gas elpiji 3 kilo-gram serta memukulkannya ke kepala korban. Kala korban terjatuh, nyata-nyatanya masihlah hidup. Lantaran ketakutan, tersangka lantas ambil selimut korban serta segera membekapnya ke muka korban.

Sehabis menegaskan korban wafat, tersangka takut keluar dari salon lantaran takut ketahuan. Sehabis berasa aman, tersangka lantas pergi meninggalkan mayat korban di area salon selesai menguncinya dari luar. Saat sebelum pergi, tersangka pernah mengelap tangannya di tiang listrik dekat area peristiwa, lantas melarikan diri.

Kanit Reskrim Polsek Sukarami Palembang, Iptu Marwan menyampaikan, pihaknya menyelenggarakan rekonstruksi utk lengkapi berkas perkara yg bakal dilimpahkan ke pengadilan. ” Kami beroleh bukti diri tersangka lantaran berwajah terekam CCTV waktu sedang mengelap noda darah di tangannya pada tiang listrik, ” pungkasnya.

Dia lantas membetulkan bahwa tersangka tak menyadari pembunuhan itu serta menampik turut juga dalam rekonstruksi. ” Itu hak tersangka utk menolak, ajukan praperadilan lantas hak dia. Akan tetapi saat sebelum rekontruksi ini, kami udah laksanakan pra rekonstruksi yg diketahui serta diperagakan tersangka sendiri. Dirinya sendiri mengakui saat itu, kami ada bukti rekamannya, ” katanya.

About admin