Home / Uncategorized / Ke Empat Curanmor Di Tembak Mati Oleh Pihak Kepolisian( Sumut )

Ke Empat Curanmor Di Tembak Mati Oleh Pihak Kepolisian( Sumut )

Ke Empat Curanmor Di Tembak Mati Oleh Pihak Kepolisian( Sumut ) – Empat kawanan perampok driver Grab Car serta Grab Bike tewas ditembak tim kombinasi Reskrim Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) di dua area terpisah.

Ke empat tersangka yang tewas ditembak ialah, Zeilani dengan sebutan lain Ze (25) , Herinto dengan sebutan lain Ari Tato (22) , Ari serta Rizky. Buat keperluan penyelidikan, jenazah tersangka dipindah ke RS Bhayangkara, Jalan KH Wahid Hasyim Medan.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Waka Polda Sumut serta Kabid Humas Kombes Pol Rina Sari Ginting, mengemukakan, pengungkapan masalah ini sebagai kerja sama tim kombinasi Unit Reserse Kejahatan (Reskrim) Polda Sumut, Polrestabes Medan bersama deretan Polsekta Medan Baru serta Polsekta Medan Kota.

Pengungkapan masalah pertama dengan korban pengemudi Grab Bike, Riduan Limbong (33) , warga Jalan Palem Blok IX, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia. Perampokan sadis yang menerpa korban berjalan Sabtu minggu lantas (23/9/2017) waktu 05. 30 WIB, di area Jalan Juanda, persisinya di bundaran Hotel Pardede, Medan.

“Saat jalanan sepi, sepeda motor korban dipepet empat pria mengendarai dua sepeda motor. Korban Riduan dipukul memanfaatkan kayu jadi terjungkal ke aspal, ” tutur Irjen Pol Paulus Waterpauw, Selasa (26/9/2017) .

Selagi itu, korban Riduan coba melaksanakan perlawanan. Salah seseorang aktor dipeluknya sampai tidak dapat kabur. Tapi malang, tiga aktor yang lain menusuk perut korban dengan senjata tajam sampai berlumuran darah.

Kericuhan ini jadi perhatian warga yang kebetulan melintas serta memberikannya pertolongan pada Riduan yang bersimbah darah. Selagi tersebut tiga aktor yang lain kabur meninggalkan kawannya berinsial MD (24) serta membawa kabur motor matic punya korban bernomor polisi BK 2132 AHC.

Petugas Polsekta Medan Baru yang tiba di area segera mengevakuasi korban Riduan ke RS Bhayangkara, yang pada akhirnya wafat dunia dalam keadaan perawatan. Sedang tersangka MD dipindah serta dijalankan interogasi perihal tindakan kejahatannya.

Dari pernyataan tersangka MD, polisi segera bergerak cepat. Senin malam (24/9) , polisi menangkap kawannya, Zeilani dengan sebutan lain Ze (25) , warga Perumnas Mandala, Kabupaten Deliserdang. “Tersangka Ze kita tangkap, lantas selanjutnya kita bawa buat pengembangan menguber tersangka beda. Selagi tersebut tersangka Ze menyerang petugas jadi kita laksanakan aksi tegas serta terarah yang pada akhirnya tewas ditembus timah panas, ” kata Kapolda Sumut didampingi Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho.

Tersangka yang lain Herinto dengan sebutan lain Ari Tato (22) , warga Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang. “Tersangka Herianto yang berfungsi menusuk korban Riduan jumlah 8 liang yang menjadikan korban kehabisan darah serta wafat dunia, ” papar Kapolda.

Selagi dijalankan penyergapan oleh tim kombinasi, tersangka Herianto menyerang petugas dengan pisau. “Dengan kondisi darurat serta terpaksa sekali membuat perlindungan diri, petugas menembak tersangka sampai pada akhirnya wafat dunia. Sedang seseorang tersangka yang lain yang identitasnya udah di ketahui masihlah dalam pengejaran (DPO) , ” tuturnya.

Dari tangan ke dua aktor yang tewas, petugas mengambil alih sepeda motor matic bernomor polisi 5346 AH, 3 lembar STNK, obeng, 2 pisau, pisau lipat, satu unit Telpon seluler serta suatu tas.

Perampokan yang lain ialah menerpa driver Grab Car, David Julher Simanjuntak (45) , masyarakat Jalan Kemiri, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota. Korban diketemukan wafat dunia, Minggu awal hari (24/9/2017) . Jenazah David diketemukan warga di parit Jalan Prima.

About admin