Home / Berita Nasional / Menurut Pengamat: Krisis Politik Menyebabkan Qatar Di Kucilkan

Menurut Pengamat: Krisis Politik Menyebabkan Qatar Di Kucilkan

Menurut Pengamat: Krisis Politik Menyebabkan Qatar Di Kucilkan – Pengamat Politik Timur Tengah UIN Syarif Hidayatullah, Ali Munhanif, menilainya argumen paling utama Qatar dikucilkan oleh Arab Saudi serta negara lain karna gencar menyuarakan reformasi pemerintahan negara-negara Arab.

Ia lihat, Qatar menjadi satu buah kebolehan ekonomi politik baru di Timur Tengah yang mereformasi dianya kala mulai tumbuh di masa 1990-an.

Ia memanggil, sesudah Arab Spring, rezim politik di negara-negara Arab tidak cuma terbagi dalam rezim republik serta monarki.

” Ada pula monarki konervatif serta monarki yang tereformasi. Qatar termasuk juga monarki yang tereformasi, ” kata Ali dalam satu buah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/6/2017) .

Diluar itu, Ali memberi tambahan, sikap politik internasional Qatar juga sering tidak serupa dengan negara-negara Arab seperti Arab Saudi, Bahrain, serta selainnya dalam keberpihakannya pada Iran.

Walau sebenarnya, menurut Ali, Iran serta Arab Saudi sering bersebrangan di kancah politik internasional.

Karna sikap politiknya yang sering mendorong reformasi system monarki di negara-negara Arab serta keberpihakannya pada Iran, Ali menyampaikan, dampak Qatar di kuatirkan meneror eksistensi system monarki konservatif di negara-negara Arab.

” Qatar di perhatikan dengan paling utama. Ada kekhawtiran rezim konservatif di teluk, bila dilewatkan Qatar bakal mendorong ada Arab Spring jilid dua, ” tutur Ali.

Yaman serta Maladewa ikuti jejak Arab Saudi, Mesir, Bahrain, Libya, serta Uni Emirat Arab mengambil keputusan jalinan diplomatik dengan Qatar.

Argumennya, Qatar dituding lakukan langkah yang mengganggu keamanan lokasi Teluk.

Mereka menuding Qatar memberi dukungan kelompok-kelompok teroris seperti Negara Islam di Irak serta Suriah (ISIS) serta Al Qaeda.

Pemutusan jalinan diplomatik tetaplah berlangsung meskipun tuduhan itu sudah disanggah Qatar.

Kantor berita Arab Saudi SPA, mengatakan, Riyadh sudah tutup perbatasannya serta memutus semua kontak darat, laut, serta hawa dengan negara di Semenanjung Arab itu.

Qatar memanggil ketentuan itu tidak dapat dibenarkan serta tidak didasarkan pada kenyataan-fakta.

About admin