Home / Berita Nasional / Menyikapi Kebakaran BNPB Siapkan Dana Dan Helikopter

Menyikapi Kebakaran BNPB Siapkan Dana Dan Helikopter

Menyikapi Kebakaran BNPB Siapkan Dana Dan Helikopter – Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah bersiap menyikapi kebakaran rimba pada musim kemarau. Kepala BNPB, HE Willem Rampangilei, menuturkan 27 helikopter buat water bombing bersiaga seandainya ada hot spot atau titik panas.

” Kita ada juga cadangan ongkos di Kementerian Keuangan buat menahan kebakaran. Telah di siapkan itu Rp 2 triliun, ” ucap Willem dalam acara Peluncuran Program Desa Bebas Barah 2017 Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) , di Pelalawan Airstrip, Riau, Selasa (16/5/2017) .

Menurut Willem, dana itu juga difungsikan buat antisipasi bencana yang lain. Meskipun sekian, BNPB mesti ajukan permintaan dana itu lebih dulu ke Kementerian Keuangan.

” Kunci kesuksesan mencegahan kebakaran tempat serta rimba yaitu kerja sama pemangku kebutuhan, ” kata dia.

Dalam peluang ini, Willem berterima kasih pada pemerintah desa, dunia usaha, serta penduduk atas kemajuan menghimpit angka kebakaran pada 2016. Kerja sama itu sanggup turunkan angka kebakaran dengan cara vital.

” Riau Andalan Pulp and Paper berinvestasi USD 6 juta atau Rp 75 miliar. Investasi mencegahan ini dapat menyelamatkan aset dengan nilai tujuh kalinya, ” ucap Willem.

Pihak RAPP lantas kembali menaikkan program Fire Free dengan menggandeng pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta penduduk. Kesempatan ini 18 desa di ajak bekerja sama-sama dalam Program Desa Bebas Barah.

Berbarengan RAPP, beberapa petinggi desa diberi tanda tangan MoU buat punya komitmen menahan kebakaran rimba. Tidak cuman itu, pihak RAPP memberikannya animo pada desa sembilan desa yang masuk dalam definisi zero fire.

” Butuh prinsip dalam merawat hal semacam tersebut supaya kebakaran tdk terulang lagi serta Indonesia bakal bebas dari kebakaran serta asap, ” kata Direktur RAPP Rudi Fajar.

Desa itu di beri hadiah berwujud dukungan pembangunan sejumlah Rp 100 juta. Desa itu yaitu Seringkali, Kuala Panduk, Petodaan, Teluk Binjai, Teluk Meranti, Penarikan, Olak, Tasik Putri Puyu, serta Tanjung Padang.

Lima desa yang lain di beri dukungan pembangunan Rp 50 juta dikarenakan sanggup menghimpit angka kebakaran tempat sampai kurang dari 2 hektare.

” Apa yang kita jalankan waktu ini yaitu peringatan yang penting dimaknai dengan usaha serta usaha giat buat menyikapi kebakaran rimba, ” terang Bupati Meranti Irwan Nashir, yang salah satunya desanya terima penghargaan bebas barah.

About admin