Home / Berita Umum / Pencurian Modus Pecah Kaca Terjadi di Bekasi, Pelaku Gasak Rp 15 Juta

Pencurian Modus Pecah Kaca Terjadi di Bekasi, Pelaku Gasak Rp 15 Juta

Pencurian Modus Pecah Kaca Terjadi di Bekasi, Pelaku Gasak Rp 15 Juta – Komplotan pemeran pencurian dengan modus pecah kaca berlaga di lokasi Bekasi. Beberapa pemeran sukses membabat uang Rp 15 juta punya korban Taya (26) yang disimpan di mobil.

Pencurian itu berjalan di De Lagoon, Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/4) waktu 10.30 WIB. Awalannya, Taya menjemput ibunya dalam sesuatu bank di lokasi Lippo Cikarang.

“Saya jalan dari komplek rumah ke BCA, itu hanya jemput ibu saja. Ibu sudah di lobi, lantas cocok dijemput kita langsung ke Keseluruhan Buah yang di De Lagoon,” tutur Taya sewaktu dihubungi, Kamis (25/4/2019).

Baru 10 menit dia ada di supermarket, tidak diduga di panggil oleh seseorang satpam. Satpam itu mengemukakan mobil punya Taya sudah dibobol.

Taya menerka pemeran memakai busi untuk pecahkan kaca mobilnya. Dia syak wasangka pemeran sudah membututinya dari bank tempat dia menjemput ibunya. Pasalnya pemeran tahu persis letak uang tunai yang disimpan Taya.

“Meskipun sebenarnya uangnya telah dibungkus kantong plastik hitam, disembunyiin di bawah kursi,” tutur Taya.

Tidak hanya itu, ban mobil sisi belakang sisi kiri gembos. “(Ditusuk memakai) seperti bentuk paku panjang tengahnya bolong,” tutur Taya.

Dikira pemeran sejumlah 3 orang. Seseorang pemeran yang pecahkan kaca mobil, terlihat jelas terekam CCTV.

“Ia gunakan busana hitam, celana jeans panjang. (muka pemeran) asing sich. Saya gak sempat ngelihat,” tutur Taya.

Atas insiden ini, Taya melapor ke Polsek Cikarang Selatan. Laporan Taya teregister dalam laporn bernomor B/325-CikSel/STPL/IV/2019/Restro Bks

“Itu kan (korban) telah membuat laporan polisi. Kita telah cek TKP, saat ini baru proses peningkatan. Masihlah lidik,” Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Alin Kuncoro, kala di konfirmasi.

Dalam rekaman CCTV, pemeran dikira 3 orang. Sebelum berlaga, pemeran yang bertindak jadi pelaksana eksekusi terlihat melihat-lihat isi mobil Taya. Kemudian, dia mondar-mandir untuk meyakinkan situasi lebih kurang.

Lalu satu mobil yang dikira dikendarai kawan pemeran terlihat menutupi tindakan pelaksana eksekusi. Pemeran yang lain terlihat siap-siap diatas motor.

Pelaksana eksekusi dalam sekejap pecahkan kaca mobil. Sesudah kantung berisi uang diambil, dia mendekati rekanannya yang sudah siap-siap di atas motor. Tindakan pemeran tidak lebih dari 1 menit.

About admin