Home / internasional / Perbuatan Serangan Di Suriah Berlangsung Susai Pasukan Pemerintah Berseteru

Perbuatan Serangan Di Suriah Berlangsung Susai Pasukan Pemerintah Berseteru

Perbuatan Serangan Di Suriah Berlangsung Susai Pasukan Pemerintah Berseteru – Sejumlah 12 masyarakat sipil diadukan meninggal dunia dalam sesuatu desa di lokasi barat laut Suriah gara-gara serangan roket yg dilaksanakan oleh grup bersenjata Hayat Tahrir al-Sham (HTS) yg terjalin dengan Al-Qaeda. Serangan itu dilaksanakan mereka pada wilayah yg dikuasai pasukan rezim Bashar al-Assad.

Menurut kantor berita SANA, sejumlah 15 orang yang lain pun alami banyak luka gara-gara serangan di desa Al-Wadihi, selatan kota Aleppo pada Minggu (16/6) .

Seperti ditulis AFP, Senin (17/6) , grup HTS dikira berubah menjadi dalang dalam serangan itu. HTS udah lama kuasai propinsi Aleppo serta kebanyakan lokasi Idlib.

Sebentar seusai peristiwa terjadi, grup HTS itu pun sebarkan beberapa poto yg memberikan situasi korban serangan roket, salah satunya pria yg diperban serta beberapa anak yg berbaring di tandu dengan selimut tebal menutupi badan mereka.

Berdasarkan instansi pemantau hak asasi manusia, Syrian Observatory for Human Rights, sekurang-kurangnya lima anak turut meninggal dunia gara-gara serangan roket grup bersenjata yg bertempat di lokasi pedesaan Aleppo.

Disamping itu, team pengamat yg berbasiskan di Inggris mencurigakan apa cuma HTS yg melaksanakan serangan atau barangkali ada grup bersenjata lain yg turut bertanggung-jawab atas berlangsungnya peristiwa mengiris hati ini.

Perbuatan serangan di Suriah ini berlangsung seusai pasukan pemerintah Suriah berseteru dengan banyak pejuang HTS di dekat propinsi Hama, Suriah.

Lebih dari 35 orang yg biasanya yaitu pasukan rezim Suriah meninggal dunia dalam perlawanan pada Sabtu (15/6) di wilayah pedesaan Hama.

Propinsi Hama serta Idlib yg termasuk juga sisi dari Aleppo selayaknya dapatkan perlindungan dari serangan, sama dengan perjanjian area penyangga yg dibuat Rusia serta Turki pada September 2018 waktu lalu. Akan tetapi, perjanjian itu tak semuanya dilakukan lantaran grup jihadis yg menampik buat keluar dari lokasi demiliterisasi itu.

Sampai pada Januari lalu, grup HTS memperluas kendali mereka atas lokasi yg termasuk kebanyakan propinsi Idlib, Latakia, Hama, dan Aleppo.

Disamping itu, pemerintah Suriah dibantu Rusia udah menambah serangan ke lokasi itu sejak mulai April lalu yg tewaskan hampir 400 masyarakat sipil.

Perang Suriah yg diikuti penindasan pada perbuatan protes pemerintah sejak mulai 2011 lalu pun ikut tewaskan lebih dari 370 ribu orang dan menimbulkan juta-an rakyat terpaksa sekali menyelamatkan diri.

About penulis77