Home / Berita Umum / Polres Jakbar Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Sabu dalam Truk Senilai Rp 200 Miliar

Polres Jakbar Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Sabu dalam Truk Senilai Rp 200 Miliar

Polres Jakbar Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Sabu dalam Truk Senilai Rp 200 Miliar – Unit Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menggagalkan penyelundupan sabu dalam truk di Tol Bakauheni, Lampung. Keseluruhan sabu yang tersimpan dalam karung arang itu sejumlah 120 kg.

“Jadi 120 kg sabu dengan kemungkinan harga sekitar Rp 200 miliar. Ini penangkapan paling besar di tahun 2019 serta buat level Polres ini terbesar sejauh ini,” kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi terhadap wartawan di kantornya, Slipi, Jakbar, Kamis (25/4/2019).

Hengki menuturkan pengungkapan masalah berasal dari info penduduk sehubungan terdapatnya jaringan narkoba yang awal mulanya sempat diamankan, mau mengerjakan pengiriman ke Jakbar. Info itu dianalisis hingga polisi mengerjakan pengintaian pada jaringan.

“Dengan tak menyalahi hukum formil yang ada mempunyai arti memang kiat kami analisa tiap-tiap penangkapan yang telah disingkap jejeran kami, kami analisa, kami profiling. Nyata-nyatanya dari beberapa kasus awal mulanya kita dapat dapatkan jaringannya,” susulnya.

Polisi lantas memperoleh info terdapatnya pengiriman barang dalam truk di lokasi Sumatera. Sampai pada Senin (15/4) polisi menyergap truk itu di Tol Bakauheni, Lampung.

“Lantas gunakan tehnik survailence dll selanjutnya kita dapat tangkap aktor di Lampung. Jadi memang benar ada relevansinya dengan Jakarta Barat,” sambungnya.

Sesaat Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz menuturkan banyak aktor berperan jaringan internasional Myanmar-Thailand-Malaysia-Indonesia.

“Barang ini dikirim dari Myanmar,” kata Erick.

Menurut Erick, jaringan ini telah kuat, bahkan juga memiliki rencana mau mengantarkan sabu dalam banyaknya yang tambah besar ke Indonesia.

“Jaringan ini telah mengakar. Mereka punyai ide, bila ini lolos, mereka bahkan juga akan mengantarkan banyaknya tambah besar pada 1/2 ton hingga sampai 1 ton yang akan dimasukkan. Kita dapat pikirkan begitu bahayanya kemungkinan pada generasi bangsa,” papar Erick.

Keseluruhan sekarang telah ada tiga orang yang diamankan polisi. Ketiganya merupakan JJ alias LO (36), HT alias TN (42) serta MS alias KK (51).

About admin