Home / Berita Nasional / Wali Kota Bekasi Akan Berikan Sanksi Pada Pns Yang Mangkir

Wali Kota Bekasi Akan Berikan Sanksi Pada Pns Yang Mangkir

Wali Kota Bekasi Akan Berikan Sanksi Pada Pns Yang Mangkir – Ada banyak pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) bolos meskipun jam kerja udah dipersingkat sepanjang bln. Ramadan ini. Buktinya, beberapa puluh ASN di lingkungan Pemkot Bekasi tdk masuk di hari pertama kerja, tempo hari (29/5) .

Tdk tanggung-tanggung, 92 PNS tdk masuk kerja perdana selagi Ramadan. Dikarenakan melalaikan kewajibannya, semua pegawai yang membolos itu dapat dijatuhkan hukuman tegas.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi berang memandang banyak ASN yang tdk masuk kerja. Dia segera memohon supaya kepala Grup Kerja Feature Daerah (SKPD) memberikannya hukuman jajarannya yang tdk masuk kerja pada, Senin (29/5) .

Menurutnya, dibutuhkan ketegasan supaya mental pegawai yang acapkali mangkir dari pekerjaan dapat beralih. ”Kepala SKPD mesti tegas memberikannya hukuman, jangan sampai dilewatkan beberapa ASN seperti ini seenaknya sampai selanjutnya jadi penyakit, ” tukasnya.

Rahmat mengimbuhkan, harusnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup pemerintahannya bersukur dikarenakan jam kerja udah diperpendek sepanjang Ramadan. Tidak cuman itu, kata dia, pekerjaan serta pekerjaan sepanjang Ramadan juga lebih enteng ketimbang bulan-bulan yang lain.

”Kan jam kerjanya udah dikurangi, kok masih tetap senang bolos juga. Jadi pegawai yang tdk masuk tanpa ada argumen yang pasti dapat disanksi. Agar ada dampak kapok, ” ungkap juga eks Wakil Wali Kota Bekasi itu.

Disamping itu, Kabid Penilai Kemampuan Aparatur pada BKPPD Kota Bekasi, Sajekti Rubiah memaparkan pemberian hukuman pada PNS yang mangkir kerja perdana selagi Ramadan itu dapat dijalankan. Tetapi dia mempertegas ada stage yang penting dipatuhi.

Bahkan juga, buat 92 PNS yang mangkir pada Senin (29/5) ini pihaknya belum dapat meyakinkan sanksinya. Sebab, wewenang pemberian hukuman itu ada di tangan kepala SKPD tempat ASN itu berdinas. ”Sanksi itu wewenang kepala SKPD, kami tdk ikut serta. Sebab ada jenjangnya buat pemberian hukuman, ” ucapnya.

Yekti juga tegas menuturkan, pemberian hukuman pada PNS tdk dapat asal jadi. Sebab, menurutnya, seseorang PNS yang mangkir pasti mesti di lihat alasannya. Apakah punya argumen yang dapat di terima seandainya dia tdk datang kerja perdana sepanjang Ramadan.

Argumen itu, yang dapat memastikan mutu hukuman yang dapat diberikan pada PNS yang membolos kerja. ”Mungkin ada penyebabnya, jadi dia tdk dapat masuk itu mesti direview dahulu, baru menimbang hukuman apa yang dapat diberikan, ” cetusnya.

Buat di ketahui sepanjang Ramadan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi (PAN-RB) memberikannya pengecualian jam masuk kerja PNS. Lewat Surat Edaran Nomer (SE) 20 Th. 2017 jam kerja PNS sesuai.

Oleh karena itu, jam kerja 12 ribu PNS dan 5. 000 Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkungan Pemkot Bekasi beralih yang awalannya masuk waktu 07. 00 WIB mundur satu jam jadi waktu 08. 00. Demikian juga jam pulang kerja menyusut yang rata-rata waktu 17. 00, sepanjang Ramadan menyusut jadi sampai waktu 15. 00. (dny/yuz/JPG)

About admin