Home / kuliner / Menu Makanan Kegemaran Wali Sanga

Menu Makanan Kegemaran Wali Sanga

Menu Makanan Kegemaran Wali Sanga – Ada makanan kegemaran Wali Sanga yang sering tersaji pada pagi hari di nyaris tiap-tiap pojok Kota Cirebon, Jawa Barat. Makanan itu dapat jadi penghangat badan dari hawa dingin yang menyelimuti Cirebon pada pagi hari.

Terlebih kesibukan pagi umumnya diawali dengan olahraga di satu diantara lokasi pantura itu, jadi wisata masakan dapat jadi agenda selanjutnya untuk isi perut yang kosong.

Masakan disebut itu yaitu masakan legendaris Cirebon bernama Docang. Sajiannya demikian menggoda. Gabungan lontong iris kecil, ditaburi parutan kelapa muda, irisan daun singkong, serta digabung dengan toge yang sudah di rebus.

Lalu gabungan itu disiram kuah panas yang diisi dage (semacam oncom yang dihancurkan) . Sajian Docang itu betul-betul menggugah selera makan Anda selesai kesibukan pada pagi hari

Sajian Docang yang hangat ini jadi satu diantara menu popular pilihan warga pada pagi hari. Terkecuali hangat, hidangan ini dapat termasuk sehat serta menyehatkan.

Sayur mayur yang ada didalam menu docang ini jadi satu diantara argumen mereka jadikan makanan favorite. ” Sehat sedikit lemak lantaran banyak sayurnya mas, ” kata salah seseorang pengunjung, Hadi.

Untuk Hadi, menyantap Docang pada pagi hari lebih merasa nikmat, terlebih sesudah olahraga. Menurutnya, semuanya Docang di Cirebon mempunyai gambaran rasa yang sama. ” Banyak penjual Docang di Cirebon serta semua keduanya sama enak kok. Terlebih bila habis berolahraga, ” kata Hadi.

Docang khas Cirebon yang beberapa besar adalah usaha turun temurun ini mempunyai histori istimewa. Konon, masakan tradisional ini adalah makanan kegemaran beberapa Wali Sanga, penyebar agama Islam di Pulau Jawa serta Nusantara.

Salah seseorang penjual Docang Cirebon, Mang Taro bercerita histori Docang pada Liputan6. com. Allkisah, waktu itu ada seseorang pangeran yang begitu membenci beberapa wali lantaran menebarkan agama Islam di pelosok Jawa. Pangeran itu merencanakan untuk meracuni beberapa wali.

Pangeran itu bikin type makanan baru dari sisa-sisa makanan beberapa sultan yang lalu dimaksud Docang. Makanan itu dia sajikan ke beberapa wali yang tengah berkumpul di Masjid Agung Keraton Cirebon. Ajaibnya, toksin yang digabungkan kedalam Docang itu tak punya pengaruh.

” Bahkan juga, sesudah mengonsumsi Docang itu, beberapa wali malah suka pada masakan itu, ” kata Mang Taro.

Dari narasi itu, Docang lalu jadi makanan asli Kota Cirebon lantaran di kenal sebagai makanannya beberapa Wali Sanga. Terlebih bila mendekati puasa serta Maulid Nabi Muhammad SAW, pedagang Docang tentu banyak berjualan di sekitaran Masjid Agung serta keraton.

About admin